-->

Mengenal Jenis Slewing Bearing dan Tipe Materialnya

Menggunakan sebuah alat berat, tentu saja akan dihadapkan dengan berbagai macam komponen dimana berguna dalam meningkatkan kinerja. Baik dari alat berat sendiri, kendaraan, maupun berbagai perabotan akan memiliki peralatan bernama bearing atau laher. Contoh paling jelas tentu saja penggunaan pada slewing bearing terhadap komponen alat berat masa kini. Alat berat sendiri memang sangat membutuhkan jenis dari bearing khusus.

Mengenal Jenis Slewing Bearing dan Tipe Materialnya


Melihat lebih dalam, sebenarnya pada jenis bearing ada sangat banyak dan tentunya sudah bukan menjadi rahasia lagi mengenai komponen tersebut. Karena memang sebagai bantalan poros dan mengurangi gesekan mesin terhadap bagian lain, wajib menggunakan bearing pendukung setiap tipe. Tentu saja ketika pergerakan suatu mesin, harus didukung kekuatan penahan sangat baik dan mumpuni.

Mengenal Tentang Bearing Lebih Dalam

Sebagai pengguna, jenis pada bearing tidak hanya pada tipikal slewing saja dan ternyata masih ada beberapa lainnya. Karena memang dalam proses mendukung pengurangan tingkat gesekan terhadap komponen lain di mesin bergerak harus mendapat bantuan komponen bearing yang tepat. Agar setiap bagian pada mesin atau sisi luar tidak mengalami kondisi panas dan bisa merusak lainnya lagi.

Mengenai hal tersebut, berikut adalah beberapa jenis bearing terutama paling umum digunakan :

1.     Slewing Bearing

Bila anda ingin tahu mengenai laher atau bearing untuk mesin raksasa, maka jenis satu ini paling banyak digunakan dalam merawat bagian mesin. Banyak brand dunia menggunakan kemampuan pada slewing bearing, karena ukuran yang sesuai serta bahan pembuatan kuat terhadap berbagai gesekan keras. Apalagi, untuk mesin besar membutuhkan komponen dengan ukuran besar dan kemampuan gesekan sangat kuat serta tahan lama.

2.     Magnetic Bearing

Kondisi mesin juga berbeda tentunya, jika dirasa mesin mengandalkan kecepatan sangat tinggi untuk putaran secara umum harus menggunakan magnetic bearing. Selain modern, dukungan terhadap kemampuan menghadapi kecepatan putaran gesek sebesar lima puluh ribu putaran setiap menit bisa ditahan. Jika bearing lain akan meleleh atau tidak kuat, maka berbeda dengan jenis kekuatan dari bearing satu ini.

3.     Ball Bearing

Untuk penggunaan paling umum dan tidak sulit didapatkan, maka jenis ball bearing merupakan jawaban disini. Beberapa penerapan paling sering dari jenis bearing ini adalah pada kendaraan bermotor atau di mesin perkakas maupun sejenisnya. Kemampuan putaran dimana efektif dan kuat terhadap gesekan pada titik beban tertentu sudah menjadi desain utama disini. Bisa dipastikan bahwa jenis bearing satu ini mudah ditemukan diberbagai macam mesin sederhana.

Material Dalam Pembuatan Bearing

Mendalami sebuah bearing, pasti dapat diperhatikan dari segi ukuran akan semakin beragam dan menyesuaikan semua kebutuhan. Bentuknya saja sangat beragam tergantung dari jenis mesin serta besaran kebutuhan dari komponen sendiri. Namun, dalam pembuatan bearing sangat memperhatikan bagian baja pembuatan agar mampu menahan beban besar.

Pada proses membuat bearing semakin baik, tentu saja harus sejalan dengan pemberian pelumas agar kekuatan tetap besar. Karena jika tidak, gesekan yang terjadi tidak bisa ditahan dan membuat kinerja mesin mengalami banyak gangguan. Ada juga jenis dimana terbuat dari bahan material keramik, dimana sudah terbentuk dan memiliki tingkat gesekan rendah sehingga tidak mudah memuai.

Kebutuhan akan bearing memang sangat beragam dan bisa menyesuaikan dari bentuk dan spesifikasi mesin untuk menentukannya. Merawat bagian mesin dengan bearing bisa didapatkan dengan mengunjungi website logam-makmur.com untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, banyak varian agar bisa memenuhi berbagai kendaraan maupun komponen lain milik anda.

0 Response to "Mengenal Jenis Slewing Bearing dan Tipe Materialnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel