RAPP Membantu Pemuda Riau Sekolah Lebih Tinggi

RAPP Membantu Pemuda Riau Sekolah Lebih Tinggi

Kepedulian PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) terhadap masyarakat di sekitarnya begitu tinggi. Hal itu salah satunya tercermin dalam upaya mereka dalam membantu para pemuda di Riau untuk meraih pendidikan lebih baik.
PT RAPP merupakan unit bisnis APRIL Group. Mereka adalah produsen pulp dan kertas terkemuka. Per tahun, APRIL sanggup menghasilkan 2,8 juta ton pulp dan 850.000 ton kertas.
Dalam proses produksi pulp dan kertas, RAPP menjalankan pengelolaan perkebunan hingga pembuatannya. Mereka memiliki pabrik terintegrasi di Pangkalan Kerinci, Riau.
Keberadaan RAPP Riau memberi berkah bagi warga Pangkalan Kerinci dan Riau pada umumnya. RAPP mampu membuka lapangan kerja serta menjadi pendorong perputaran laju ekonomi.
Hal itu tercermin dalam hasil studi yang dilakukan oleh Unit Penelitian Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia yang dilakukan pada tahun 2014. Mereka menyebutkan bahwa APRIL memberi dampak ekonomi sekitar 6,9 persen kepada Riau. APRIL juga disebut membuka 5.900 lapangan kerja dan menghadirkan kesempatan kerja tak langsung bagi 11.200 kontraktor.
Akan tetapi, dampak positif APRIL bukan hanya dari segi ekonomi. Dalam segi sosial seperti aspek pendidikan, keberadaan mereka juga terbukti memberi efek yang sangat baik.
APRIL tak ragu memberi bantuan pendidikan kepada warga di sekitarnya. Ini dilakukan secara nyata oleh unit operasionalnya PT RAPP. Setiap tahun, mereka membuka kesempatan beasiswa bagi yang ingin mendapatkan pendidikan lebih tinggi.
Kegiatan ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Riau yang ingin meraih pendidikan yang baik. Sebab, setiap tahun RAPP Riau selalu mencari siswa-siswi berprestasi di sekitarnya yang terkendala problem ekonomi. Mereka dibantu dengan beasiswa supaya bisa bersekolah hingga ke perguruan tinggi.
’Karena kami tahu, biaya pendidikan saat ini cukup mahal, namun kami ingin agar anak-anak yang berprestasi mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Untuk itu, beasiswa ini dikucurkan. Kami berterima kasih atas dukungan para kepala sekolah dalam memberikan data anak-anak berprestasi yang layak mendapatkan beasiswa tersebut,” papar Direktur Corporate Social Responsibility (CSR) RAPP, Amru Mahalli, di Riau Terkini.
Ada banyak yang sudah merasakan dukungan PT Riau Andalan Pulp & Paper. Salah satunya adalah Muhammad Efendi yang berasal dari Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Riau.
Efendi sempat tidak yakin dirinya bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Saat masih sekolah, ayahnya kehilangan pekerjaannya di sebuah perusahaan minyak dan gas di Pulau Padang. Akibatnya sang ayah mesti bekerja secara serabutan untuk menghidupi keluarganya.
Namun, kondisi sulit tersebut tidak membuat Efendi menyerah. Ia tahu bahwa PT RAPP membuka kesempatan beasiswa perguruan tinggi. Sebagai warga Riau, Efendi sadar dirinya merupakan prioritas penerima beasiswa RAPP. Maka, meski mendapat cemooh dari orang lain, Efendi tetap memberanikan diri mengikuti seleksi penerimaan beasiswa.
“Ada yang mengejek, ada pula yang menghasut supaya tak ikut karena menurut mereka tak bermanfaat. Tapi, tidak saya hiraukan karena saya ingin kuliah, mau membantu orang tua yang saat itu bekerja serabutan,” ujar anak ketiga dari sembilan bersaudara ini di Riau Terkini.
Tekad dan kemauan keras Efendi akhirnya berbuah manis. Alumnus SMAN 1 Merbau ini menjadi satu-satunya siswa dari Pulau Padang yang menerima beasiswa RAPP pada 2011. Jadilah Efendi menempuh pendidikan di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta.
Mendapatkan beasiswa dari RAPP membuka jalan bagi Efendi dalam mengubah tingkat kehidupannya. Semua biaya perkuliahannya ditanggung oleh PT Riau Andalan Pulp & Paper. Selain itu, ia juga terus mendapat bimbingan dari RAPP Riau yang memantau perkembangan pendidikan penerima beasiswanya.
Namun, lebih penting dari itu, Efendi mendapatkan jaminan pekerjaan sesudah lulus dari Instiper. Ia dapat bekerja di PT RAPP dengan ikatan dinas.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan beasiswa dari PT RAPP, karena biaya pendidikan dan biaya hidup semuanya ditanggung. Setelah saya selesai kuliah tahun 2015, saya pun langsung bekerja di RAPP sebagai peneliti di Departemen Research and Development bagian Plantation Management Improvement,” ucap Efendi.

PENDIDIKAN DAN KESEMPATAN KERJA



Program beasiswa yang dijalankan oleh PT RAPP memang unik. Penerima bisa berkuliah di Instiper atau di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung. Penerimanya tidak hanya memperoleh dukungan biaya pendidikan. RAPP juga memberi biaya hidup. Bahkan, mereka tetap melakukan pendampingan agar penerima beasiswa mampu mempertahankan prestasi optimalnya.
Lebih dari itu, ada satu faktor yang membuat beasiswa dari PT Riau Andalan Pulp & Paper semakin menarik. Penerima beasiswa ini mendapat jaminan kesempatan kerja di RAPP.
Manajemen RAPP bahkan secara rutin mengunjungi para penerima beasiswanya ke kampus setiap tahun. Kehadiran mereka untuk memberi motivasi sekaligus memantau kinerja mahasiswa.
Selain itu, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyiapkan program pengenalan industri RAPP secara bertahap. Akibatnya, ketika lulus nanti, mahasiswa sudah paham tentang RAPP Riau dan bisa langsung bekerja.
Kesempatan ini diminati oleh banyak siswa di Riau. Selain Efendi, banyak siswa yang telah merasakan bantuan dari RAPP untuk mendapatkan pendidikan lebih tinggi. Mifta Rifa’i contohnya. Pemuda asal Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, ini awalnya tidak berniat sama sekali untuk mencari beasiswa RAPP. Namun, ketika kesulitan keuangan menderanya, Mifta berubah pikiran. Ia segera mengikuti seleksi hingga akhirnya diterima dan menjalani kuliah di Instiper.
Sesudah lulus, Mifta akhirnya bisa bekerja di RAPP Riau. Ia menjadi Asisten di Departemen Water Management. Di sana ia bertugas memonitor permukaan air agar selalu sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah.
“Sampai sekarang pun saya tak menyangka bisa bekerja di PT RAPP. Saya bersyukur dan bangga apa yang telah diperoleh hingga saat ini,” ujarnya.
Pengalaman yang dirasakan oleh Reynaldo, penerima beasiswa RAPP asal Pangkalan Kerinci ini, tidak jauh berbeda. Putra seorang pemilik warung makan ini mendengar tentang beasiswa RAPP dari pembicaaran orang di tempatnya.
Seketika Reynaldo tertarik karena ia memang ingin bisa merasakan pendidikan di perguruan tinggi. Alhasil, ia segera mendaftar dan menjalani seleksi. Beruntung Reynaldo mampu melakukannya dengan baik sehingga berhak mendapat beasiswa.
Selama perkuliahan, Reynaldo merasa mendapat dukungan berarti dari RAPP. Semester pertama dilaluinya dengan baik. Namun, semester berikutnya, prestasi Reynaldo menurun.
Ini membuat RAPP membuat pendampingan khusus bagi Reynaldo. Hal tersebut sangat membantu dalam memperbaiki performa pendidikannya. Akibatnya, Reynaldo bisa bangkit dan akhirnya lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,40.
Sesudahnya, Reynaldo bisa bekerja di PT Riau Andalan Pulp & Paper. Kini ia berkarya di Pelalawan Central Nursery mengelola pembibitan akasia yang menjadi bahan baku pulp dan kertas.
Kisah Efendi, Mifta, dan Reynaldo hanya sebagian contoh dari dukungan RAPP dalam meningkatkan pendidikan warga Riau. Masih banyak orang lain yang menikmati beasiswa serupa.
Kesempatan itu sangat berguna dari bagi mereka. Dukungan RAPP membuat peluang menikmati pendidikan tinggi dan mendapat lahan pekerjaan terbuka lebar.


EmoticonEmoticon